Polri dan Kejaksaan Agung Sepakat Jaga Soliditas di Tengah Sorotan Kasus Hukum
By Admin
Pertemuan Jaksa Agung Dan Kapolri/ Dok. X/ist
nusakini.com, Jakarta— Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (13/7/2026). Pertemuan ini digelar guna memperkuat sinergitas serta menepis isu keretakan hubungan di antara kedua lembaga penegak hukum tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri dan Kejaksaan Agung sepakat untuk memperkokoh kerja sama dalam kerangka sistem peradilan pidana (criminal justice system). Salah satu langkah konkret yang direncanakan adalah peluncuran program kemitraan berupa pertukaran pendidikan antara personel kepolisian dan korps jaksa. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
"Yang jelas kejaksaan dan kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada," ujar Listyo di Gedung Kejagung, Senin (13/7/2026).
Pertemuan ini terjadi di tengah sorotan publik terkait langkah penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap perkara tata kelola batu bara, Asabri, Jiwasraya, hingga penyelesaian utang korporasi periode 2020–2025. Proses hukum tersebut mencakup serangkaian penggeledahan di Jakarta dan Bogor, termasuk di sebuah kafe di Jakarta yang diduga memiliki keterkaitan dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Dari sejumlah penggeledahan itu, penyidik mengamankan aset berupa uang tunai lintas mata uang dan emas batangan.
Menanggapi spekulasi publik mengenai hubungan kedua instansi pasca-penggeledahan, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa tidak ada rivalitas antara lembaganya dengan Polri. Burhanuddin menyebut pertemuan ini sebagai bentuk silaturahmi berkala sekaligus momentum evaluasi kelembagaan.
"Jangan berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin, ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan, dan kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan lagi," ucap Burhanuddin. Ia juga menambahkan bahwa hubungan personalnya dengan Kapolri sudah terjalin erat jauh sebelum keduanya memimpin instansi masing-masing. (*)